in

Upah Tukang Bangunan di Bandung Sistem Harian dan Borongan

Upah Tukang Bangunan di Bandung

Upah tukang bangunan di Bandung – Memiliki tempat hunian seperti rumah yang indah dan nyaman tentu menjadi impian setiap orang. Pasalnya, rumah yang nyaman dapat menjadi tempat istirahat dari kepenatan fisik maupun fikiran setelah beraktifitas seharian.

Namun demikian, untuk memiliki hunian yang nyaman tentu harus ada persiapan yang matang. Dimana persiapan yang dimaksud seperti kesiapan dana, dan tukang bangunan yang berpengalaman dalam hal membangun rumah hunian.

Karena itu, dalam upaya memiliki rumah yang indah serta nyaman. Tidak sedikit dari masyarakat, termasuk juga masyarakat Bandung yang mencari jasa tukang professional untuk membangun rumah impian mereka. Tapi tahukah Anda berapa besaran upah tukang bangunan di kota Bandung?

Untuk menjawab pertanyaan di atas. Maka pada kesempatan kali ini buatanda.com akan berbagi informasi mengenai besaran upah tukang bangunan yang harus Anda bayar jika Anda tinggal di kota Bandung.

Upah Tukang Bangunan di Bandung

Pada dasarnya upah tukang bangunan di bandung atau pun kota-kota lainnya manganut dua sistem pembayaran, yaitu sistem upah tukang harian dan sistem upah tukang Borongan.

Tentunya tarif dari kedua sistem tersebut tidak sama dan telah diatur oleh pemerintah dalam PP Nomor 70 Tahun 2015, yaitu untuk tarif tukang bangunan harian dengan kompetensi tertendu berkisar diantara Rp. 120.000 s/d Rp. 180.000.

Sedangkan untuk tarif tukang borongan berkisar Rp. 2.550.000 s/d Rp. 5.500.000, tergantung material yang akan digunakan untuk membangun rumah. Nah untuk lebih jelasnya di bawah ini kami berikan gambaran rincian upah jasa tukang bangunan bandung murah, baik yang harian ataupun borongan.

1. Upah tukang bangunan harian

Seperti yang kami sampaikan di atas bahwa untuk tukang harian dengan keahlian tertentu berbeda upah yang diterima dengan tukang harian yang non keahlian.

Jadi pada saat Anda ingin membangun rumah, sebaiknya ketahui terlebih dahulu berapa besaran upah diterima oleh tukang bangunan sesuai dengan spesifikasi pekerjaannya, seperti di bawah ini:

Jenis Tukang

Harga/Upah

Satuan

Mandor

Rp. 180.000

Harian

Kepala Tukang

Rp. 150.000

Harian

Tukang ahli

Rp. 125.000

Harian

Kuli terampil

Rp. 100.000

Harian

Kuli non terampil

Rp. 90.000

Harian

Perbedaan tarif sebagaimana yang tersebut di atas dikarenakan adanya perbedaan tugas dan tanggung jawab yang diterima. 

  • Tugas mandor = mengawasi, mengatur, dan memastikan keselamatan para pekerja.
  • Tugas kepala tukang = Mengarahkan dan memperbaiki agar hasil bangun sesuai dengan yang diinginkan.
  • Tugas tukang ahli = Merakit dan memasang material yang dibutuhkan
  • Tugas Kuli terampil = Membantu serta melayani keperluan tukang.
  • Tugas kuli non terampil = Melayani semua kebutuhan yang diperlukan oleh kuli terampil dan tukang ahli.

2. Upah tukang bangunan borongan

Besaran upah yang harus Anda bayarkan pada tukang borongan tentunya tidak sama dengan yang harus Anda berikan kepada tukang bangunan harian. Karena satuan upahnya bukanlah harian melainkan standar upah tukang bangunan per meter atau per pekerjaan.

Dan umumnya, tarif atau upah dari tukang borongan ini berbeda-beda tergantung material dan kesepakatan yang telah dilakukan di awal.

Untuk lebih jelasnya, berikut kami berikan contoh rincian upah tukang bangunan borongan di Bandung pada umumnya:

Jenis Pekerjaan

Harga

Satuan

Penggalian pondasi

Rp. 95.000

m2

Pemasangan batu
kali

RP. 93.000

m2

Pemasangan beton

Rp. 49.000 – Rp.
61.000

m2

Pemasangan bata

RP. 56.000 – Rp. 91.000

m2

Pemasangan pintu

Rp. 110.000 – Rp.
151.000

Per unit

Pemasangan jendela

Rp. 76.000

Per unit

Pemasangan atap

Rp. 45.000 – Rp.
99.000

m2

Pemasangan plafon

Rp. Rp. 11.000 – Rp. 35.000

m2

Pemasangan keramik

Rp. 25.000 – Rp.
53.000

m2

Instalasi listrik

Rp. 75.000

Per titik

Pemasangan
sanitasi

Rp. 14.000 – Rp.
893.000

Per unit

Pengecatan

RP. 41.000 – Rp. 900.000

m2

Dari contoh rincian di atas bisa berbeda sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Tapi setidaknya, dengan contoh di atas Anda sudah punya referensi mengenai upah tukang bangunan di Bandung dengan sistem borongan. Sehingga dengan begitu Anda bisa melakukan penghitungan sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa tukang bangunan borongan.

Cara Menghitung Upah Tukang Bangunan

Pada dasarnya untuk menghitung upah tukang bangunan di bandung dengan sistem borongan tidaklah rumit. Anda hanya cukup mengalikan tarif per m2 dengan total luas bangunan yang akan dibangun.

Namun demikian terdapat beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dalam menghitung pemberian upah kepada tukang bangunan. Adapun hal-hal yang perlu Anda pertimbangkan diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Lokasi yang akan dibangun

Hal pertama yang menjadi pertimbangan adalah lokasi tanah yang akan dibangun. Pasalnya, untuk lokasi tanah yang berada di daerah perkotaan akan lebih mahal jika dibandingkan dengan lokasi yang pinggiran kota atau pedesaan.

Jadi jika berencana untuk membangun rumah di tengah-tengah kota Bandung dengan menggunakan sistem borongan. Maka harganya tentu akan lebih mahal dari contoh rincian harga di atas.

2. Tingkat kesulitan bangunan

Hal kedua yang juga perlu dipertimbangkan dalam menghitung upah tukang bangunan di Bandung adalah tingkat kesulitan bangunan. Pasalnya, kerumitan design rumah akan membutuhkan banyak waktu untuk membangunnya.

Karena itu, antara design sederhana dengan yang rumit tentu akan berbeda dari segi jumlah material yang digunakan juga dengan upah yang harus dibayarkan.

3. Jenis pekerjaan

Dalam pembangunan sebuah rumah terdapat beberapa jenis pekerjaan yang harus diselesaikan, agar rumah tersebut kokoh dan nyaman untuk ditempati.

Dan umumnya, setiap jenis pekerjaan tersebut memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Sehingga upah untuk jasa pengerjaannya juga berbeda-beda.

Karena itu jika dalam pembangunan rumah Anda terdapat jenis pekerjaan yang tingkat kesulitannya cukup tinggi. Maka akan berpengaruh pada harga keseluruhan jasa pengerjaan.

4. Keahlian yang dimiliki tukang bangunan

Seperti yang kami contohkan pada table harga jasa tukang bangunan di atas. Dimana upah tukang ahli jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tukang biasa atau non ahli.

Nah jika terdapat banyak tukang ahli yang mengerjakan rumah Anda. Maka sudah bisa dipastikan upah keseluruhan tukang bangunan akan jauh lebih banyak.

Namun Anda tidak perlu hawatir akan hal itu. Karena semakin banyak tukang ahli yang mengerjakan. Maka biaya besar yang Anda keluarkan akan terbayar dengan hasil pembangunan yang memuaskan sesuai dengan yang Anda inginkan.

Tips Memilih Tukang Bangunan

Selain dari informasi tentang upah tukang bangunan di bandung berikut dengan cara menghitungnya. Hal lain yang tak kalah penting untuk Anda ketahui adalah cara memilih tukang bangunan agar tidak salah pilih.

Untuk itu berikut ini kami informasikan bagaimana cara tepat dalam memilih tukang bangunan, baik itu harian ataupun borongan seperti yang tersebut di bawah ini.

1. Memiliki pengalaman yang memadai

Pada saat akan menggunakan jasa tukang bangunan, jangan lupa untuk menanyakan pengalaman yang sudah dimiliki oleh tukang tersebut. Pasalnya, jam terbang yang tinggi memungkinkan mereka menguasai keahlian yang dibutuhkan. Sehingga kualitas pengerjaan terjamin.

2. Keahlian sesuai dengan yang Anda butuhkan

Umumnya setiap tukang bangunan memiliki keahlian yang berbeda-beda. Seperti misalnya ahli dalam pemasangan pondasi, atau ahli dalam pemasangan beton. Nah usahakan keahlian tersebut sesuai dengan kebutuhan Anda.

3. Tukang proaktif dalam komunikasi

Tips yang ketiga dalam memilih tukang bangunan adalah dengan melihat sejauh mana keaktifan mereka dalam berkomunikasi. Karena hal tersebut dapat mencegah adanya ketidak sesuaian pandangan akan pekerjaan antara Anda dengan tukang bangunan tersebut.

Selain itu, tukang yang proaktif dalam berkomunikasi dapat memberikan masukan atau ide sesuai dengan pengalaman mereka. Seperti misalnya memberikan saran penggunaan material yang bagus atau murah.

4. Tanyakan terlebih dahulu cara kerja tukang

Tips lainnya dalam memilih tukang bangunan adalah dengan mencari tahu seperti apa cara kerja mereka dengan cara menanyakan langsung kepada tukang bangunan tersebut. Hal ini untuk menghindari pekerjaan yang terlalu lama yang notabene dapat memperbesar pengeluaran Anda.

5. Buat kontrak tertulis

Nah tips yang terakhir adalah dengan membuat kontrak tertulis yang berisi tentang kesepakatan biaya, lamanya pengerjaan, material yang digunakan dan hal-hal lainnya yang berkaitan dengan aktivitas pembangunan.

Hal ini dibutuhkan untuk mengantisipasi kemungkinan buruk yang bisa terjadi di kemudian hari yang dapat merugikan kedua belah pihak, baik itu Anda ataupun tukang bangunan itu sendiri.

Penutup

Dari pemaparan informasi di atas tentang upah tukang bangunan di bandung, diharapkan dapat menjadi referensi bagi Anda yang tinggal di kota bandung dan ingin membangun hunian yang nyaman sebagai tempat tinggal.

Dari informasi di atas Anda bisa memilih satu dari dua sistem pembayaran untuk jasa tukang bangunan, yaitu bisa dengan sistem harian atau pun borongan sesuai dengan budget yang Anda miliki. Selain itu, Anda juga bisa melakukan simulasi perhitungan upah sebagaimana cara yang tersebut di atas.

Semoga informasi ini dapat bermanfaat serta dapat membantu Anda menemukan jasa tukang bangunan yang Anda harapkan. Jangan lupa bantu share artikel ini agar orang lain yang juga membutuhkan dapat pula merasakan manfaatnya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tahapan Rekrutmen Karyawan Dalam Perusahaan

Kata-kata ALasan Resign Lewat WA Ini Bisa Anda Gunakan Ke Atasan