in

Tahapan Seleksi Karyawan Yang Wajib Anda Ketahui

Tahapan Seleksi Karyawan

Proses seleksi merupakan bagian dari kegiatan rekrutmen guna mendapatkan karyawan dengan kualifikasi sesuai yang dibutuhkan. Teradapat beberapa tahapan dalam proses seleksi yang harus dijalankan guna mendapatkan kualitas dan kuantitas karyawan yang sesuai kebutuhan.

Proses seleksi sendiri umumnya dilakukan setelah pelaksanaan rekrutmen atau penjaringan kandidat dari berbagai media sosial atau pun jasa penyedia lowongan pekerjaan. Dari beberapa kandidat yang sudah melamar kerja akan diproses atau diseleksi terlebih dahulu secara administrasi untuk bisa mengikuti tahapan berikutnya.

Lantas apa saja tahapan dalam proses seleksi karyawan yang harus dilakukan oleh perusahaan dan diikuti oleh para pelamar kerja? Selengkapnya akan kami bahas pada penulisan artikel kali ini.

Tahapan Proses Seleksi Karyawan

Seperti yang kami sampaikan di atas bahwa proses seleksi meruapakan kegiatan pemilahan kandidat, mana yang sesuai kualifikasi dan mana yang tidak. Bagi mereka yang dinyatakan lolos seleksi administrasi akan disarankan untuk mengikuti tahapan berikutnya. Dimana tahapan-tahapan tersebut menjadi instrument yang digunakan dalam proses seleksi karyawan. Diantaranya sebagai berikut:

1. Seleksi administrasi

Seleksi administrasi merupakan tahapan awal dalam seleksi karyawan. Dimana prosesnya meliputi pengecheckkan terhadap kelengkapan dokumen-dokumen yang menjadi syarat melamar kerja, seperti surat lamaran, CV, Ijazah, sertifikat pelatihan, surat pengalaman kerja, dan lain sebagainya yang dapat menjadi bahan pertimbangan untuk HRD.

2. Seleksi tes tulis

Bagi karyawan yang dinyatakan lolos dari tahapan awal, yaitu seleksi administrasi. Maka selanjutnya mereka akan mengikuti tahapan berikutnya, yaitu seleksi tes tulis. Tahapan yang satu ini umumnya menggunakan psikotes sebagai alat ukur untuk mengetahui kecapakan, kemampuan soft skill dan hard skill, serta etos kerja para kandidat.

Alat tes yang digunakan pun beragam, namun yang umum diantaranya adalah:

– Intelligence test, bertujuan untuk mengetahui kemampuan kandidat dalam menerima job description posisi/jabatan yang dilamar

– Personality test, bertujuan untuk mengukur kecerdasan emosional kekuatan mental, loyalty, dan aspek lainnya yang dibutuhkan oleh perusahaan.

– Aptitude and interest test, bertujuan untuk mengetahui bakat serta minat kandidat terhadap suatu pekerjaan.

– Achievement test, bertujuan untuk menggali informasi tentang kemampuan kandidat dalam memahami setiap tugas dan tanggung jawabnya setelah diterima bekerja.

– Study case test, betujuan untuk mengetahui sejauh mana kandidat memahami setiap permasalahan dan memecahkan masalah tersebut dengan baik.

3. Seleksi interview / wawancara

Setelah kandidat melewati dua tahapan di atas dan dinyatakan lolos, maka tahapan berikutnya yang harus dilalui oleh kandidat adalah seleksi interview / wawancara. Umumnya interview ini dibagi menjadi dua sesi, yang pertama interview dengan HRD dan yang kedua denga User. Tujuan dari interview adalah untuk menggali lebih dalam lagi terkait informasi yang diperoleh dari dua tahapan seleksi di atas.

4. Seleksi kesehatan

Salah satu tahapan yang juga tidak kalah penting dalam proses seleksi karyawan adalah seleksi kesehatan. Pasalnya, tahapan yang satu ini sebagai bentuk preventif yang dilakukan oleh perusahaan guna menjaring kandidat mana yang siap bekerja dari sisi kesehatan. Dalam pelaksanaannya, perusahaan biasanya menggunakan tenaga medis internal atau juga bekerjasama dengan instansi medis eksternal, yang mana hasil pemeriksaannya akan dijadikan pertimbangan apakah kandidat diterima atau tidak.

5. Keputusan akhir

Jika dari kesemua tahapan di atas telah dilakukan dan dihasilkan beberapa kandidat yang sesuai. Maka HRD akan melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak User untuk memutuskan kandidat mana yang akan diterima untuk bekerja. Tujuan dari koordinasi ini untuk menyamakan persepsi, karena tentunya penilaian dari HRD dan User tidak sepenuhnya sama.

Dari semua tahapan seleksi sebagaimana yang tersebut di atas merupakan bentuk upaya yang dilakukan oleh manajemen SDM untuk mendapatkan kandidat dengan kualifikasi terbaik sesuai yang diharapkan oleh perusahaan. Maka dari itu, bagi Anda yang ingin melamar kerja dan lolos dari semua tahapan seleksi tersebut. Maka Anda harus melengkapi dokumen sebagai syarat melamar kerja, memiliki kualifikasi sebagaimana yang dibutuhkan.

Demikianlah informasi tentang tahapan seleksi karyawan yang dapat kami tulis dan sampaikan buat anda semua. Semoga dari apa yang menjadi isi dari artikel ini dapat memberikan manfaat serta wawasan kepada kita semua. Jika artikel ini dapat membantu Anda, silahkan share artikel ini agar dapat membantu yang lainnya juga. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jenis-jenis Perselisihan Dalam Hubungan Industrial Berikut Cara Penyelesaiannya

Pengertian Rekrutmen dan Seleksi Karyawan Menurut Ahli