in

Kenali Kertas Untuk Makanan Berminyak, Disini!

Kerta Untuk Makanan Berminyak

Kertas untuk makanan berminyak – Dewasa ini usaha kuliner makanan mulai beragam jenisnya. Mulai dari yang bertekstur kering sampai dengan yang berminyak bisa kita temui di pasaran. Dan tentunya dari jenis makanan tersebut memiliki bentuk kemasan yang berbeda.

Umumnya makanan dengan kandungan minyak berlebih menggunakan jenis kemasan yang tahan terhadap panas, minyak, oli, dan lemak.

Alasan kenapa harus menggunakan kerta minyak sebagai bungkuss makanan adalah untuk menjaga agar makanan tidak mudah rusak dan untuk mengurangi kadar minyak berlebih pada makanan itu sendiri.

Mengingat hasil dari beberapa riset menyebutkan bahwa kandungan minyak berlebih yang ada pada makanan dapat memicu penyakit kolesterol jika dikonsumsi secara terus menerus.

Oleh karena itu, baik kita ataupun pelaku usaha harus tahu pentingnya penggunaan kertas khusus untuk makanan yang berminyak. Nah pada kesempatan kali ini buatanda.com akan berbagi tentang jenis kertas untuk makanan berminyak yang ada di pasaran.

Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk memberikan edukasi kepada kita semua akan pentinggnya penggunaan kertas minyak untuk makanan. Serta dapat mengetahui apa saja manfaat dari kertas minyak itu sendiri.

Kertas Untuk Makanan Berminyak

Fungsi dari penggunaan kemasan kertas untuk makanan berminyak adalah selain sebagai wadah makanan, juga untuk melindungi makanan terhadap pengaruh fisik, bahan kimiawi, dan bahan biologik yang dapat merusak tampilan dan higenitas dari makanan itu sendiri.

Sesuai dengan ketentuan PP Nomor 28 Tahun 2004, tentang keamanan mutu dan gizi, dan BPOM RI Nomor HK 00.05.55.6497, tentang bahan kemasan pangan. Maka penggunaan kemasan makanan harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan demi menjaga kesehatan konsumen.

Tentunya ada banyak sekali jenis kertas yang bisa digunakan sebagai kemasan makanan yang berminyak. Namun hanya lima jenis yang akan kami sebutkan. Mengingat kelima jenis ini dipercaya mampu menyerap kadar minyak berlebih pada makanan.

Adapun lima jenis kertas untuk makanan berminyak yang dimaksud adalah sebagai berikut ini:

1. Kertas greas prof

Jenis kertas yang pertama adalah kertas greas prof atau yang lebih dikenal dengan kerta minyak. Kertas ini diproduksi khusus untuk dijadikan sebagai kemasan makanan, terutama makanan yang memiliki kadar minyak berlebih seperti gorengan kekinian yang banyak dijual di pasaran.

Kandungan lapisan coating pada kertas greas prof mampu menahan minyak dan lemak agar tidak tembus. Selain itu kertas yang satu ini juga tahan terhadap suhu apapun. Baik itu suhu panas microwave atau pun suhu dinginnya lemari es.

2. Kertas kraft paper

Jenis kertas kemasan makanan yang kedua adalah kertas kraft paper. Secara ketahanan terhadap kandungan minyak, kertas kraft memang tidak sekuat greas prof dalam menahan kandungan air, minyak dan lemak pada makanan.

Namun begitu, kertas kraft paper dipercaya dapat menahan berat makanan karena teksturnya yang kuat. Umumnya, kertas kraft dijadikan sebagai pengemas bahan yang masa jenisnya lebih besar. Makanya tidak heran jika jenis kertas yang satu ini dapat kita temui dalam bentuk kantong.

3. Kertas Duplex

Jenis kertas ketiga yang biasa digunakan sebagai wadah makanan adalah kertas duplex. Kertas duplex umumnya berbentuk karton yang memiliki dua sisi warna berbeda, yaitu warna putih dan abu-abu.

Diketahui bahwa kertas duplex ini merupakan kertas daur ulang dengan lapisan white liner dan memiliki ketebalan yang bervariasi. Ada yang 250 gr, 310 gr, sampai dengan 400 gr.

Alasan utama kenapa kertas duplex ini dijadikan sebagai salah satu kemasan makanan adalah karena sesuai dengan standar FDA atau BPOM Amerika, yaitu kuat, padat berserat, tebal kelembapan dan kecerahan yang sesuai.

4. Kertas ivory

Kertas jenis keempat yang cocok untuk dijadikan wadah makanan berminyak adalah kertas invory. Kertas ini hampir sama dengan kertas duplex, yaitu sama-sama memiliki dua sisi yang berbeda.

Perbedaan warna dari kedua sisi kertas invory cukup mencolok karena selain warnanya berbeda, tekstur kertasnya pun berbeda. Dimana sisi luarnya bertekstur halus dengan warna putih gading mengkilap, dan sisi dalam bertekstur kasar dengan warna gading gelap.

Ketebalan dari kertas ini pun juga bervariatif. Mulai dari ketebalan 210 gr sampai dengan 400 gr. Dan umumnya kertas ini digunakan sebagai wadah makanan fast food baik yang kering atau pun basah berminyak.

Ciri-ciri Kertas Kemasan Makanan yang Aman

Pemilihan penggunaan kertas untuk makanan berminyak atau tidak, harus diperhatikan sebaik mungkin. Karena hal tersebut sesuai dengan anjuran sebagaimana ketentuan yang sudah tertulis di atas. Tujuannya adalah untuk menjaga kesehatan konsumen dari kontaminasi bahan-bahan kimia berbahaya.

Bagi Anda yang ingin mengetahui seperti apa dan bagaimana ciri-ciri kertas kemasan yang aman untuk dijadikan wadah makanan. Maka baca terus informasi yang akan kami bagikan di bawah ini:

1. Tidak mengandung pemutih kertas

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa bahan yang digunakan untuk memutihkan kertas adalah bahan kimia yang berbahaya dan tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk lebih hati-hati dalam memilih kertas kemasan makanan.

Nah untuk Anda yang ingin tahu bagaimana cara membedakan kertas yang mengunakan bahan pemutih adalah dengan cara menaruhnya di bawah sinar UV. Pasalnya, kertas yang mengandung pemutih cenderung berwarna terang dan memantulkan cahaya.

2. Tidak terkontaminasi tinta

Ciri kedua kertas makanan yang aman untuk dijadikan kemasan adalah tidak terkontaminasi tinta produksi. Seperti halnya dengan pemutih kertas, tinta juga merupakan bahan kimia yang tentu tidak baik bagi kesehatan jika sampai dikonsumsi manusia.

Karena itu, sebelum menggunakan kertas kemasan yang Anda beli di pasaran sebagai pembungkus makanan. Ada baik jika Anda melakukan pengecheckan terlebih dahulu agar kemasan yang Anda gunakan bebas dari bahan-bahan berbahaya.

3. Memiliki sertifikat FDA

Umumnya, kertas kemasan yang aman untuk dijadikan wadah makanan adalah kertas yang sudah memiliki sertifikat FDA (food and Drug Administration). Pasalnya, kertas makanan yang sudah mengantongi sertifikat tersebut dipastikan aman dari kontaminasi bahan-bahan kimia berbahaya.

Penutup

Food grade packaging merupakan kertas untuk makanan berminyak atau pun yang tidak. Dimana kemasan tersebut tidak bertendensi memindahkan zat berbahaya ketika dijadikan sebagai wadah makanan.

Kemasan makanan yang heginis, kuat dan sesuai keperuntukannya (makanan berminyak atau tidak) bukan hanya bersifat praktis, melain juga dapat menjaga kesehatan kita semua dari bahan-bahan kimia berbahaya.

Maka dari itu, dari artikel ini diharapkan dapat membantu kita semua dalam membedakan kertas kemasan yang aman sebagai wadah makanan yang akan kita konsumsi sendiri atau pun yang akan dikonsumsi oleh konsumen.

Jangan lupa bantu share artikel ini agar orang lain, khususnya pelaku usaha kuliner dapat lebih memperhatikan lagi keamanan bahan yang digunakan dalam usahanya. Agar kesehatan konsumen selalu terjaga dan usahanya terus berkembang dan berkah. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kumpulan Nama Minuman Unik dan Lucu Untuk Usaha

Peluang usaha warung kopi di desa Ini Patut Anda Coba