in

Investasi Dengan Hasil Bulanan Ini Patut Anda Coba

Investasi Dengan Hasil Bulanan

Investasi dengan hasil bulanan – Di zaman yang serba maju seperti sekarang ini. Investasi menjadi salah satu pilihan utama bagi seseorang dalam upaya menambah pendapatan atau pun mengembangkan aset yang dimiliki.

Investasi sendiri dibagi ke dalam dua jenis. Yang pertama adalah investasi aktiva riil dan investasi aktiva financial. Dari kedua jenis investasi tersebut tentunya sama-sama menguntungkan dan juga sama-sama memiliki resikonya masing-masing.

Yang dimaksud dengan investasi aktiva riil adalah jenis investasi dalam bentuk terlihat atau pun tidak terlihat. Contohnya seperti emas, logam, property, dan tanah. Sedangkan investasi aktiva finansial adalah jenis investasi dalam bentuk sekuritas, seperti diantaranya investasi saham dan deposito.

Lantas, jenis investasi apa yang termasuk dalam kategori investasi dengan hasil bulanan? Nah, pada kesempatan kali ini buatanda.com akan berbagi informasi tentang macam-macam investasi yang dapat memberikan penghasilan setiap bulannya.

Investasi Dengan Hasil Bulanan

Seperti yang kami sampaikan di atas bahwa setiap investasi apapun tentu memiliki keuntungan dan resikonya masing-masing (high risk high return). Namun demikian terdapat beberapa investasi dengan hasil bulanan yang dapat Anda coba untuk menambah penghasilan atau mengembangkan aset yang Anda miliki.

Terdapat beberapa pilihan investasi yang mungkin bisa menjadi bahan pertimbangan Anda untuk memulai investasi. Mengingat investasi apapun nantinya yang akan Anda pilih, tentu harus sesuai dengan kemampuan finansial, tujuan melakukan investasi, dan jangka waktu investasi. Agar tidak mengalami kendala di hari-hari berikutnya.

Adapun beberapa investasi yang dimaksud diantaranya adalah seperti:

1. Investasi melalui deposito

Jenis investasi yang satu bisa menjadi salah satu pilihan untuk memulai investasi. Mengingat investasi dengan jangka waktu yang panjang lebih banyak diminati. Selain karena caranya yang cukup mudah dan tidak rumit, deposito juga merupakan jenis investasi dengan hasil bulanan.

Pasalnya, uang yang didepositon dalam jangka waktu yang cukup panjang akan menghasilkan bunga pasti yang lumayan setiap bulannya. Selain itu, pengembalian uang juga berjumlah tetap.

Namun, ada beberapa kelemahan dari jenis investasi yang satu ini, yaitu tidak adanya transparansi terkait pengolahan dana yang kita simpan. Selain itu, dana tidak bisa Anda cairkan sebelum waktu yang disepakati, dan keuntungan tidak terlalu banyak karena harus dipotong pajak dan biaya pengelolaan Bank.

2. Investasi saham

Jenis investasi berikutnya adalah investasi saham. Teknisnya, Anda perlu melakukan pembelian saham di bursa saham (pastikan yang sudah terdaftar di OJK). Dari pembelian saham tersebut Anda sudah memiliki investasi dengan hasil bulanan sekian persen atas bagi hasil dari hak kepemilikian saham tersebut.

Dan bagi Anda yang notabene tidak memiliki waktu banyak untuk memantau pergerakan saham. Maka disarankan bagi Anda untuk memilih investasi saham dengan jangka waktu yang panjang. Dan jika pilihannya tepat, maka tidak menutup kemungkinan hasil yang akan Anda peroleh akan besar.

Adapun keuntungan dari jenis investasi saham diantaranya adalah capital gain dan dividen. Keuntungan dari capital gain bisa dipantau kapan saja, menit, jam, ataupun hari. Sedangkan keuntungan dari dividen adalah keuntungan yang Anda peroleh akan sesuai dengan keuntungan yang didapt oleh perusahaan.

Sedangkan kelemahan dari investasi dengan hasil bulanan satu ini adalah keuntungan yang diperoleh tidak menentu karena bergantung pada perkembangan perusahaan, risiko liquiditas, dan delisting atau penghapusan pencatatan pada bursa.

3. Investasi obligasi

Jenis investasi yang ketiga adalah obligasi. Investasi obligasi merupakan investasi yang hampir menyerupai investasi saham. Hanya saja yang membedakan dari keduanya adalah keuntungan yang diperoleh dari investasi obligasi cenderung pasti dan tidak fluktuatif seperti investasi saham.

Investasi obligasi sendiri adalah pembelian surat hutang negara yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan dalam jangka waktu tertentu. Dengan memiliki investasi obligasi, itu artinya negara atau perusahaan memiliki hutang ke Anda.

Nah, adapun keuntungan yang dapat diperoleh dari jenis investasi dengan hasil bulanan yang satu ini adalah Anda akan memperoleh pendapatan secara rutin selama waktu berlakunya obligasi

Sedangkan kelemahan dari investasi obligasi adalah resiko gagal bayar baik bunga atau pun pokok bayar yang harus Anda terima. Oleh karena itu, agar terhindar dari kerugian tersebut sebaiknya Anda membeli obligasi yang dikeluarkan resmi oleh pemerintah. Dengan pertimbangan, kemungkinan negara untuk gagal bayar lebih sedikit atau minim resiko gagal bayar.

4. Investasi reksa dana

Jenis yang keempat yang termasuk investasi dengan hasil cukup tinggi adalah investasi reksa dana reksa dana. Reksa dana sendiri merupakan investasi dengan hasil bulanan yang menggunakan metode gabungan dari beberapa investor yang kemudian diinvestasikan ke pasar modal.

Jenis reksana dana sendiri terbagi ke dalam 5 jenis, yaitu diantaranya:

  • Reksa dana saham
  • Reksa dana pasar uang
  • Reksa dana campuran
  • Reksa dana pendapatan tetap, dan
  • Reksa dana index

Untuk investasi reksa dana saham sebaiknya memilih jangka waktu yang panjang, berkisar 5 tahun ke atas. Sedangkan untuk reksa dana campuran jangka waktu yang dipilih sebaiknya 3 s/d 5 tahun. Dan untuk reksa dana pendapatan tetap dan yang lainnya disarankan mengambil jangka waktu 1 s/d 3 tahun.

Adapun keuntungan investasi dengan hasil bulanan seperti reksa dana adalah kemudahan proses, bebas dari pajak, dan diversifikasi aset. Sedangkan kelemahan dari investasi ini adalah adanya eksekusi perdagangan yang buruk, biaya penjualan lumayan tinggi, dan yang lebih menghawatirkan adalah penyalahgunaan manajemen.

5. Investasi emas

Mungkin jenis investasi yang satu ini banyak yang tidak menyarankan dan tidak mengkategorikannya sebagai investasi. Namun demikin, emas merupakan jenis investasi riil yang terlihat bentuk fisiknya. Jadi jika investasi emas ini dilakukan secara disiplin dengan jangka waktu yang panjang. Maka tidak menutup kemungkinan keuntungan yang diperoleh lebih besar dari pada tabungan bank.

Adapun keunggulan dari investasi emas sendiri adalah aman dari ancaman inflasi nilai uang, memiliki nilai yang stabil, dan meskipun bukan termasuk investasi dengan hasil bulanan, tapi harga setiap tahunnya terus mengalami kenaikan.

Sedangkan kelemahan dari investasi ini adalah resiko kehilangan lebih besar, meskipun harga emas stabil tapi kenaikan harga emas cenderung lambat, dan dampak terhadap ekonomi riil sangat sedikit.

Jika Anda ingin berinvestasi di emas, saran kami sebaiknya pilih emas batangan saja karena harga emas batangan murni tanpa campuran lebih stabil dari pada emas perhiasan.

6. Investasi property

Hampir sama dengan investasi emas, investasi properti juga termasuk ke dalam jenis investasi riil yang fisiknya terlihat. Selain itu hasil yang diperolehkan juga sama yaitu setiap tahun mengingat kenaikan harganya terjadi setiap tahun. Jadi investasi properti bukanlah investasi dengan hasil bulanan sebagaimana investasi di point 1 – 4 di atas.

Meskipun hasil dari investasi yang satu ini tidak bisa Anda terima setiap bulannya. Namun keuntungan pertahun dari investasi properti cukup tinggi. Jadi tidak ada salahnya jika Anda memasukkan investasi properti ini ke dalam list investasi yang ingin Anda jalankan.

Kelemahan dari investasi properti sendiri adalah resiko kerusakan aset. Mengingat properti merupakan investasi berupa bangunan yang notabene mudah mengalami kerusakan akibat bencana. Maka Anda perlu penjagaan ekstra agar aset tersebut tidak mudah rusak dan nilai jual tetap tinggi.

Penutup

Setiap investasi apapun tentu memiliki keuntungan dan resikonya sendiri-sendiri. Semakin tinggi keuntungan yang diperoleh, maka akan semakin tinggi pula resiko kerugian yang diterima. Oleh karena itu, jika ingin main di investasi dengan hasil bulanan dan pasti menguntungkan sebaiknya main di investasi obligasi pemerintah.

Selain karena resiko gagal bayarnya lebih sedikit, minimal pembeliannya pun cukup rendah yaitu 1 juta dan kelipantannya di pasar perdana seperti ORI, SR, SBR, dan ST. Karena setiap bulannya akan mendapatkan bunga atau disebut juga kupon yang notabene ratenya jauh lebih besar dibandingkan rate bunga deposito.

Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan kita bersama khususnya tentang hal investasi. Jangan lupa bantu share artikel ini dan jika dirasa ada umpan balik seperti saran dan tambahan isi terkait artikel ini. Silahkan tuliskan pada kolom komentar di bawah. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cara Menghitung Gaji Karyawan Per Jam Dengan Mudah

Ketahui Investasi Modal Kecil Profit Harian Buat Pemula