in ,

Database Gaji Karyawan Dengan MySQL Untuk Mempermudah Pekerjaan

Database Gaji Karyawan Dengan MySQL

Penggunaan aplikasi dengan algoritma kecerdasan buatan sudah banyak dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan dan instansi. Salah satu aplikasi yang sering dikembangkan sampai dengan saat ini adalah database gaji karyawan dengan MySQL.

Database gaji karyawan sendiri merupakan sekumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam sistem komputer yang kemudian akan diolah dengan menggunakan kecerdasan buatan agar menghasilkan informasi yang dibutuhkan.

Sedangkan MySQL merupakan sistem manajemen database yang menggunakan bahasa terstruktur dan khusus yang nantinya digunakan untuk mengolah database yang telah disiapkan sebelumnya.

Tujuan penggunaan aplikasi database karyawan ini adalah untuk mempermudah pekerjaan serta efisiensi waktu dalam menghitung gaji karyawan.  Pasalnya, pemangkasan waktu akan lebih banyak dirasakan jika menggunakan sistem penghitungan komputer dibandingkan dengan hitungan manual.

Selain itu, penggunaan aplikasi database pegawai juga menjamin keakuratan hasil penghitungan, termasuk juga penghitungan gaji karyawan yang notabene memiliki beberapa komponen yang cukup kompleks.

Database Gaji Karyawan Dengan MySQL

Hampir semua perusahaan maupun instansi sudah mulai memanfaatkan database gaji karyawan dengan MySQL sebagai sarana untuk menghitung dan menyajikan informasi data gaji yang dibutuhkan.

Penggunaan datasbase gaji karyawan ini membantu perusahaan membuat laporan gaji karyawan secara cepat, tepat dan akurat jika dibandingkan dengan hitungan manual.

Database MySQL menjadi alat bantu pengolahan data gaji, sehingga proses penghitungan lebih efektif dan efisien. Selain itu, kemungkinan terjadinya kesalahan penghitungan dan pemberian gaji pada karyawan lebih sedikit.

Database gaji karyawan dengan mysql ini memiliki banyak komponen dimana diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Data pribadi karyawan

Data pribadi menjadi bagian penting dalam penghitungan gaji karyawan. Dimana beberapa data pribadi yang dapat mempengaruhi gaji karyawan, seperti:

– Jenis kelamin

Korelasinya dengan penghitungan gaji adalah pemberian hak cuti khusus seperti cuti melahirkan, menstruasi, dan keguguran.

– Status kawin

Data ini berkaitan dengan penghitungan pajak penghasilan atau yang lebih dikenal dengan Pph21. Secara aturan karyawan dengan status kawin dengan tanggungan anak memiliki nilai PTKP yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang berstatus belum kawin.

– Kewarga negaraan

Hampir sama dengan status kawin di atas yaitu berkaitan dengan pajak penghasilan. Namun status kewarga negaraan ini membedakan kategori pajak penghasilan. Jika WNI dikenakan pajak Pph21, maka WNA dikenakan pajak Pph26

– Alamat tinggal

Alamat tinggal karyawan dibutuhkan untuk keperluan penghitungan tunjangan transport yang diberikan oleh perusahaan. Pasalnya nilai tunjangan ini menyesuaikan jarak tempuh antara tempat tinggal ke tempat kerja.

2. Status karyawan

Komponen yang kedua dalam database gaji karyawan dengan mysql adalah status karyawan seperti karyawan tetap (PKWTT) dan karyawan kontrak (PKWT).

Status karyawan ini juga mempengaruhi penghitungan gaji, mengingat ada beberapa tunjangan yang mungkin hanya diberikan kepada karyawan tetap (PKWTT) saja.

Beberapa tunjangan yang biasanya hanya diberikan kepada karyawan tetap diantaranya seperti tunjangan jabatan, tunjangan prestasi, tunjangan masa kerja, cuti tahunan, dan tunjangan bonus tahunan.

3. Status jabatan

Status jabatan juga berpengaruh pada penghitungan gaji karyawan. Pasalnya, terdapat beberapa jabatan yang memang diberikan tunjangan yang besarannya disesuaikan dengan beban tugas dari jabatan itu sendiri.

4. Nomer NPWP

Nomer NPWP sebagai data perpajakan wajib juga dicantumkan pada database gaji karyawan. Hal tersebut untuk membedakan hitungan pajak penghasilan antara karyawan yang memiliki dan tidak memiliki NPWP. Bagi karyawan yang tidak memiliki NPWP akan dikenakan pajak sebesar 20% lebih tinggi dari pada karyawan yang sudah memiliki NPWP.

5. Nomer rekening

Yang tidak kalah pentingnya juga adalah nomer rekening bank. Saat ini, sudah banyak perusahaan yang menerapkan pemberian gaji melalui pihak bank. Artinya, setelah gaji semua karyawan dihitung, maka pihak perusahaan akan membayar gaji karyawan dengan cara mentransfer gaji tersebut ke rekening bank yang sudah terncatum.

6. Gaji pokok

Dan yang terpenting dan paling utama dari beberapa komponen gaji di atas adalah gaji pokok. Gaji pokok ini wajib sekali untuk dicantumkan pada database gaji karyawan. Pasalnya, gaji pokok dan beberapa tunjangan tetap lainnya menjadi dasar penghitungan gaji karyawan setiap bulannya.

Adapun komponen lain yang dihitung bedasarkan besaran gaji pokok dan tunjangan tetap diantaranya seperti upah lembur, iuran bpjs kesehatan dan ketenagakerjaan, potongan gaji, bonus, THR, dan beberapa komponen lainnya.

Jadi alasan kenapa komponen gaji di atas perlu dicantumkan pada database gaji karyawan adalah karena kesemua komponen gaji tersebut akan diperoses melalui sistem komputerisasi sampai menghasilkan hitungan gaji yang akurat dan cepat.

Dengan kata lain, database gaji karyawan dengan mysql ini dapat mempermudah kerja HRD dengan hasil penghitungan yang akurat dan juga cepat. Sehingga dapat melakukan efisiensi waktu.

Contoh Database Gaji Karyawan Dengan MySQL

Penghitungan gaji yang sedimikian kompleks bisa dikerjakan secara cepat dan akurat dengan bantuan database gaji karyawan dengan mysql. Berikut ini contoh database mysql yang digunakan untuk menghitung gaji karyawan menggunakan sistem komputerisasi.

1. Contoh foto 1

Database Gaji Karyawan Dengan MySQL

2. Contoh foto 2

Database Gaji Karyawan Dengan MySQL

Dan berikut ini alur prosesnya

Dari diagram flowchart di atas penghitungan gaji karyawan akan diproses oleh sistem kecerdasan buatan sehingga manghasilkan penghitungan gaji yang cepat, tepat dan akurat dalam bentuk laporan dan siap ditransfer ke rekening karyawan.

Penutup

Pada dasarnya penggunaan database gaji karyawan dengan mysql bukan hanya diperuntukkan untuk penghitungan gaji saja. Melainkan juga bisa digunakan untuk keperluan administrasi kepegawaian lainnya seperti, pembinaan, rekrutment, evaluasi kerja, tracing data pribadi karyawan, dan lain-lain.

Aplikasi yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan administrasi kepegawaian sebagaimana yang tersebut di atas disebut dengan aplikasi HRIS yang di dalamnya memuat beberapa fitur seperti gaji karyawan, absensi, rekrutmen, dan lain sebagainya.

Nah itulah informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat serta menambah wawasan kita bersama khususnya tentang dunia koputer. Jangan lupa bantu share artikel ini agar orang lain juga dapat merasakan manfaatnya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berapa Modal Usaha Konveksi Rumahan Yang Perlu Diketahui??

7 Resiko Usaha Konveksi Yang Wajib Diketahui