in

Bisnis Properti Adalah Bisnis Menguntungkan Yang Wajib Dicoba

Bisnis Properti Adalah

Dewasa ini banyak sekali model bisnis yang dijalankan oleh orang-orang, salah satunya adalah bisnis properti. Bisnis properti adalah bisnis yang dijalankan baik secara perorangan atau pun kelompok.

Umumnya metode yang dilakukan dalam menjalankan bisnis yang satu ini adalah dengan membeli rumah, apartemen, tanah, ruko, atau aset mati lainnya yang kemudian dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi setelah beberapa tahun kemudian.

Alasan utama kenapa banyak orang memilih bisnis yang satu ini adalah karena cukup potensial dengan keuntungan yang diterima cukup tinggi. Selain itu, kemungkinan mengalami kerugian pun hampir tidak ada karena harga aset yang dibeli setiap tahunnya pasti mengalami kenaikan. 

Bisnis Properti Adalah

Bisnis properti adalah bisnis yang paling menguntungkan dan wajib Anda coba. Pasalnya, bisnis yang satu ini tidak ada matinya mengingat aset dari bisnis properti berupa kebutuhan primer seperti rumah, tanah, toko, dan lain sebagainya.

Secara pengertian bisnis properti merupakan kegiatan pengembangan aset dengan cara membeli properti yang kemudian akan dijual kembali dengan keuntungan yang lebih banyak.

Bisnis properti sendiri bisa dilakukan secara perorangan atau pun atas nama badan usaha. Namun umumnya, bisnis properti perorangan skalanya lebih kecil jika dibandingkan dengan badan usaha.

Contoh Barang Properti

Sebagaimana yang kami sebutkan di atas bahwa terdapat beberapa barang yang masuk dalam jenis bisnis properti adalah sebagai berikut:

1. Bisnis properti rumah

Rumah merupakan tempat hunian yang keberadaannya sangat dibutuhkan oleh setiap orang. Selain fungsinya sebagai tempat berteduh, rumah juga menjadi tempat istirahat setelah beraktifitas sehari-hari.

Oleh karena itu, tingginya kebutuhan akan rumah menjadi salah satu alasan kenapa seseorang banyak menjalankan bisnis properti rumah. Harganya pu relatif tergantung dengan luas dan type rumah itu sendiri.

[Baca Juga: Tips Membeli Rumah Bekas]

2. Bisnis properti apartemen dan kondominium

Menurut Yawisata, apartemen dan kondominium merupakan salah satu alternatif hunian selain rumah yang juga banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain karena lokasinya yang strategis, harganya juga relatif murah.

Namun antara apartemen dan kondominium ini ada sedikit perbedaan. Dimana salah satu perbedaan tersebut seperti status kepemilikan. Umumnya kondominium ini status kepemilikannya adalah milik pribadi, sedangkan apartemen lebih bersifat menyewa.

3. Bisnis properti kost-kostan

Barang lainnya yang termasuk dalam jenis bisnis properti yaitu kost-kostan. Kost-kostan sendiri merupakan hunian sementara dengan sistem sewa. Waktu senya pun beragam, ada yang satu bulan dan ada pula yang sampai satu tahun sesuai kebutuhan.

Alasan kenapa bisnis properti yang satu ini banyak dipilih adalah karena banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh pelaku bisnis properti itu sendiri. Dimana keuntungan yang didapat diantaranya seperti minim kerugian, pengembalian modal lebih cepat, penghasilan jangka panjang, dan pemasukan pasti.

4. Bisnis properti tanah

Barang lainnya yang termasuk ke dalam bisnis properti adalah tanah. Umumnya pelaku bisnis ini akan membeli tanah untuk tujuan investasi jangka panjang. Mengingat harga tanah cenderung mengalmi peningkatan setiap tahunnya.

Tanah yang sudah dibeli akan dibiarkan dalam kurun waktu minimal satu tahun. Dan nantinya akan dijual kembali dengan harga yang tentunya lebih tinggi dari harga pembelian sebelumnya.

5. Bisnis properti rumah kontrakan

Salah satu bisnis sewa properti rumah kontrakan memiliki prospek yang cukup tinggi dari dulu. Sehingga tidak heran jika masih banyak orang yang memilih untuk menjalankan bisnis yang satu ini.

Sistem yang digunakan pada bisnis ini berbeda hampir sama dengan properti kost-kostan yang tersebut di atas. Karena sistem yang digunakan pada bisnis ini adalah sistem sewa bukan sistem jual beli. Dan umumnya jangka waktu sewa paling sedikit adalah satu tahun dan paling lama dua samai tiga tahun atau sesuai kesepakatan di awal.

6. Bisnis properti kios, toko, atau ruko

Barang terakhir yang termasuk ke dalam jenis bisni properti adalah kios, toko atau ruko. Hampir sama dengan dengan properti rumah kontrakan, baik kios, toko atau ruko juga menggunakan sistem sewa yang batas waktunya menyesuaikan dengan kesepakatan.

Alasan kenapa bisnis ini juga banyak peminatnya adalah karena keuntungan yang ditawarkan lumayan besar. Namun untuk menjalankan bisnis ini perlu memperhatikan lokasi. Mengingat lokasi yang strategis menjadi daya tarik seseorang untuk membeli atau menyewa kios, toko atau ruko.

Tujuan Bisnis Properti

Sama halnya dengan bisnis lainnya, bisnis yang satu ini juga memiliki tujuan. Yang mana tujuan utama dari bisnis properti adalah menambah keuntungan dari pengembangan harga aset setiap tahunnya.

Ada tiga keuntungan yang bisa Anda dapatkan jika menjalankan bisnis properti ini. Dimana keuntungan tersebut diantaranya adalah

1. Tidak terpengaruh inflasi

Pasalnya bisnis properti ini tidak terpengaruh secara signifikan oleh meningkatnya inflasi. Hal tersebut juga pernah disampaikan oleh Bapak Paulus Totok Lusida, ketua umum Real Estate Indonesia (REI). Itu artinya investasi di bidang properti aman dari dampak inflasi.

2. Memiliki value lebih

Keuntungan lainnya yang bisa Anda peroleh jika menjalankan bisnis properti adalah memiliki nilai lebih, seperti diantaranya dapat menjadi aset, prospek yang cerah, resiko rendah, dan nilai laba yang relatif tinggi.

3. Harga terus meningkat setiap tahunnya

Keuntungan terakhir yang bisa Anda peroleh adalah harga yang cenderung naik setiap tahunnya. Dengan demikian resiko kerugian yang akan diterima terbilang rendah bahkan tidak ada sama sekali. Sehingga tidak jika pelaku usaha properti ini mengalami peningkatan finansial yang cukup signifikan.

Penutup

Bisnis properti adalah bisnis yang menawarkan keuntungan yang lumayan besar. Jenisnya pun beragam sebagaimana yang telah kami sampaikan di atas, seperti rumah, apartemen, toko dan lain sebagainya. 

Namun demikian, segala bentuk usaha atau bisnis apapun tentu butuh perhitungan dan analisa yang matang. Termasuk juga dengan bisnis properti ini walaupun terhitung sebagai bisnis dengan low risk Anda tetap perlu persiapan yang matang untuk memulainya.

Semoga informasi di atas dapat memberikan manfaat untuk kita semua, khususnya bagi Anda yang saat ini ingin memulai bisnis properti sebagai alternatif lain dalam menjalankan usaha. Jangan lupa bantu share artikel ini agar orang lain juga dapat merasakan manfaatnya. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 Resiko Usaha Konveksi Yang Wajib Diketahui

5 Cara Memulai Bisnis Konveksi Buat Pemula